Kamis, 24 Oktober 2013

Thumbs up Gan, Ane Belajar Banyak Loh Dari Film Naruto!

20 September 2013 pukul 20:42
Well, seperti yang kita tahu, Naruto, sebuah manga hasil besutan Masashi Kishimoto, telah menjajal dunia permangaan di seluruh dunia. Siapa sih yang ga tau Naruto? Seorang yang dulunya bocah, dijauhi temannya karena memiliki siluman rubah ekor 9, dan pada akhirnya malah menjadi pahlawan desa Konoha dan akhirnya dipuja-puja.

Ya. Dari introduction di atas bisa kita lihat, Naruto yang awalnya dikucilkan malah menjadi dielu-elukan oleh rakyat Konoha. Tentunya ada proses yang sangat panjang selama dia kecil sehingga menjadi dewasa. Entah itu sedih, pilu, bahagia, kehilangan teman, bahkan kehilangan orang yang ia cintai untuk selama-lamanya. Nah, kali ini gw ngeliat sisi di mana banyak sekali pelajaran-pelajaran yang bisa gw petik dari manga ini. Dari Naruto kecil ampe dia menjadi dewasa. Well, pelajaran apakah itu? Langsung cek TKP aja gan! ;-)

Spoilerfor NEVER GIVE UP:
Pelajaran pertama yang gw petik dari Naruto adalah never give up. Seperti yang kita tahu, Naruto kecil adalah sosok pribadi yang dijauhi dan dikucilkan oleh teman-temannya. Namun, dia bertemu sosok Iruka, yang selalu menyemangatinya. Di sini lah Naruto berubah. Dia ga mau merasa dirinya dikucilkan. Dia ingin keberadaannya diakui. Dia melakukan apa pun tanpa rasa menyerah hanya ingin dirinya diakui. Dan pada akhirnya, Naruto tidak hanya diakui, melainkan juga dipuja-puja sebagai pahlawan Konoha saat menyelematkan Konoha dari Pain.


Spoilerfor Pentingnya Memegang Komitmen:
Pelajaran kedua yang gw dapet dari Naruto adalah pentingnya memegang komitmen yang telah kita buat. Naruto kecil, yang pernah berjanji kepada Tsunade akan menguasai Rasengan secara sempurna. Namun, Tsunade menyuruh Naruto untuk membatalkan niatnya itu. Namun, Naruto berkata kepada Tsunade: "Aku tak akan mencabut kata-kataku. Karena itulah jalan ninjaku." Masih inget dengan kata2 itu? Harus nya iya. Hehehehe. Dan pada akhirnya, Naruto memenuhi komitmennya dan malah diberi bonus kalung kesayangan Nyonya Tsunade. So sweet abis~


Spoilerfor Eternal Friendship:
Pelajaran selanjutnya yang bisa gw ambil adalah persahabatan yang abadi dari Naruto kepada Sasuke. Walau Sasuke telah dipengaruhi oleh Orochimaru, Naruto tetap menganggap Sasuke sebagai sahabatnya. Bahkan dia rela mati demi sahabatnya itu. Dia rela membawa kembali Sasuke ke Konoha, walau itu menurut gw mustahil.


Spoilerfor Kerja Keras Yang Membuahkan Hasil:
Pelajaran selanjutnya adalah kerja keras dan ketekunan yang membuahkan hasil. Naruto adalah tipe ninja yang pekerja keras dan tentunya tekun. Masih inget waktu Naruto belajar berjalan di pohon? Dia bekerja keras siang malam sampai tubuhnya tak bisa bergerak. Namun hasilnya? Ya, dia bisa menguasai jurus berjalan di atas pohon itu. Dan untuk sesi ini, masih banyak lagi adegan Naruto di mana ia selalu bekerja keras untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Harus kita contoh tentunya.


Spoilerfor Tak Ada Yang Abadi Kecuali Cinta Ibu Ayah Pada Anaknya:
Lesson selanjutnya adalah tak ada yang abadi kecuali cinta orang tua kepada anaknya. Wow. Dalem banget ini mah. Yak, ga ada yang abadi menurut gw. Buktinya si Orochimaru aja susah banget dapetin hidup abadi. Walau dia bisa hidup lagi, tapi keadaan tubuhnya ga seperti manusia normal. Yang abadi cuman cinta ayah dan ibu kita kepada anaknya. Seperti yang dilakukan orang tua Naruto kepada anaknya. Walau mereka tega memberikan rubah ekor 9 ke dalam diri anaknya, ada maksud baik dari semua itu. Bahkan demi itu, mereka rela mati demi anaknya. So sweet, terharu


Spoilerfor Kekuatan Bukanlah Segalanya:
Pelajaran selanjutnya yg gw dapat adalah ternyata kekuatan dan kekerasan bukan segalanya. Bisa dilihat dari ketulusan hati Naruto yang paling dalam saat menyadarkan Pain tentang jalan hidupnya yang salah. Dan pada akhirnya Pain sadar dan bertobat, dan mengembalikan desa seperti semula dengan jurus terakhirnya, kemudian mati.


Spoilerfor Guru Benarlah Adanya, Mereka Pahlawan Tanpa Tanda Jasa:
Pelajaran yang terakhir adalah guru benarlah pahlawan tanpa tanda jasa. Inget Jiraiya yang mengajarkan Pain dkk? Dia rela pulang terlambat ke desa demi mengurus dan mengajarkan Pain dkk jurus untuk bertahan hidup. Bahkan dia rela mati di tangan anak didiknya sendiri.


Well, itu lah pelajaran-pelajaran yang gw dapat dari Naruto. Sangat berharga. Banyak adegan-adegan sedihnya yang sampai ngebuat hati gw tersentuh (INI SERIUS GAN, SEDIH).

Gimana gan? Agan juga dapetin manfaatnya ga dari film yg 1 ini? Share dong ya dengan komen-komen bermutunya. ;-) Thanks! Happy reading and happy learning.